Saat ini hiduplah seekor Anjing Penjaga dan seekor Srigala mereke berdua saling bersahabat.
Anjing Penjaga tersebut dipelihara oleh seorang majikan yang hidup sangat berkecukupan. Makan dan minumnya semua disediakan, tempat tinggal yang terbebas dari hujan dan hewan liar lain, bahkan jika sakit diberikan perawatan.
Tibalah suatu siang dimana Anjing Penjaga dikunjungi oleh temannya Srigala. Si Anjing Penjaga tersebut sangat senang bertemu dengan temannya. Si Anjing berkata, "Lama kita tidak berjumpa. Bagaimana kabarmu saat ini?" . Srigala melihat kedalam piring makan Anjing Penjaga dan berkata, "Cukup baik, hanya saja beberapa hari terkhir ini saya tidak begitu mujur, sehingga tidak mendapatkan cukup buruan.". Mereka bercakap - cakap cukup lama, sekaligus melepas kangen dengan sahabat lama. Tak terasa waktu telah menjelang sore, kemudian Srigala berkata, "Saya harus segera pulang dan mempersiapkan diri untuk berburu.". Anjing Penjaga pun menanggapinya dengan senyum, "Srigala kenapa harus susah + susah mencari buruan, kamu dapat tinggal disini dan menikmati hidupmu. Dan kamu tidak perlu sungkan, karena kebetulan majikan ku butuh Anjing Penjaga tambahan. Rumahnya kini bertambah besar dan sepertinya akan terus bertambah besar.". Srigala diam mendengar tanggapan sahabatnya dan berkata, "Anjing Penjaga, Terima kasih, tapi saya tidak bisa menerima ajakanmu.".
Kemudian Anjing Penjaga kaget dan spontan menanggapi Srigala, "Kenapa? Bukannya ditempat ini kamu tidak perlu berburu, sehingga kamu aman dari kelaparan. Tidak perlu takut kehujanan, kedinginan dan hewan liar lainnya.". Srigala menjawab sahabatnya dengan tegas, "Anjing Penjaga sahabatku, andai aku menerima tawaranmu, dan akan tiba saat dimana saya tidak lagi berguna bagi majikanmu, kemudian saya tidak mendapatkan lagi semua keamanan itu, dan yang terburuk saya tidak memiliki kemampuan berburu lagi. Lalu apa yang harus saya lakukan? Sebelum saat ini, sekarang dan masa yang akan datang, saya akan tetap berburu demi kelangsungan hidup tanpa mengantungkan nasibku ditangan siapa pun."
SiAnjing Penjaga membalasnya, "Baik lah kalau begitu, keputusan ada ditanganmu sendiri. Semoga kamu dapat berbahagia dan sejahtera dengan pilihanmu. Hanya saja jika kau sudah bosan akan kehidupan berburumu, saya tetap meminta majikan saya memberikan kesempatan kepadamu."
Srigala tersenyum seolah dia sangat bahagia memiliki seorang sahabat yang sangat baik terhadapnya. Srigala kemudian berkata sebelum dia harus meninggalkan Anjing Penjaga, "Anjing Penjaga, kamulah sahabat terbaikku didunia ini. Aku hanya dapat berpesan kepadamu, bahwa ada baiknya kamu tetap mempertahankan naluri berburumu, andai + andai majikanmu sudah tidak membutuhkanmu lagi. Ingat diri kita adalah hasil dari pilihan yang kita buat. Sampai jumpa, dan pada kesempatan lain saya akan mengunjungimu lagi. "
Anjing Penjagapun diam memikirikan kata + kata sahabatnya, dan Srigala sahabatnya telah berjalan cukup jauh meninggalkan dirinya.
Cerita ini adalah sebuah cerita didalam cerita. Bacalah sebanyak yang Anda butuhkan. Kunci cerita akan membuka kejelasan baru dalam hidup Anda. Semakin jelas Anda melihat, semakin banyak yang akan Anda dapatkan.
Oleh: Santo S S.Kom
Karya Terilhami yang sedang dalam proses
Friday, July 6, 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)